<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kesehatan &#8211; RSU PINDAD</title>
	<atom:link href="https://webs.rsupindad.com/tag/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://webs.rsupindad.com</link>
	<description>Rumah Sakit Keluarga</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Oct 2019 02:05:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://webs.rsupindad.com/wp-content/uploads/2025/04/cropped-pmu-32x32.png</url>
	<title>kesehatan &#8211; RSU PINDAD</title>
	<link>https://webs.rsupindad.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>CSR RSU PINDAD DI HUT KOTA BANDUNG Ke-209</title>
		<link>https://webs.rsupindad.com/csr-rsu-pindad-di-hut-kota-bandung-ke-209/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas RSU]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2019 02:05:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[#cekdarah]]></category>
		<category><![CDATA[#csr]]></category>
		<category><![CDATA[#hutkotabandungke209]]></category>
		<category><![CDATA[#RSUPindad]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://webs.rsupindad.com/csr-rsu-pindad-di-hut-kota-bandung-ke-209/</guid>

					<description><![CDATA[CSR RSU Pindad telah terlaksana di hari jadi kota Bandung yang ke 209 pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 28-29 September 2019 Dengan tema event BANDUNG NGAHIJI yang diadakan lapangan kantor kelurahan Sukapura wilayah Kecamatan Kiaracondong. kegiatan kami diantaranya cek darah sewaktu dengan 3 pemeriksaan, yaitu 1. cek gula darah 2. cek Asam Urat 3. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>CSR RSU Pindad telah terlaksana di hari jadi kota Bandung yang ke 209 pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 28-29 September 2019 Dengan tema event BANDUNG NGAHIJI yang diadakan lapangan kantor kelurahan Sukapura wilayah Kecamatan Kiaracondong.</p>
<p><img class=\"wp-image-5976 size-large\" src=\"https://rsupindad.com/wp-content/uploads/2019/10/DSC_0163-edit-1024x681.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"681\" /></p>
<p>kegiatan kami diantaranya cek darah sewaktu dengan 3 pemeriksaan, yaitu</p>
<p>1. cek gula darah</p>
<p>2. cek Asam Urat</p>
<p>3. cek Kolesterol</p>
<p>dan pemeriksaan tensi (tekanan darah) secara gratis.</p>
<p><img class=\"size-full wp-image-5977\" src=\"https://rsupindad.com/wp-content/uploads/2019/10/DSC_0148-edit.jpg\" alt=\"\" width=\"298\" height=\"448\" /></p>
<p>acara berlangsung dengan meriah, warga sangat antusias dalam pemeriksaan tersebut walaupun antriannya cukup panjang.</p>
<p>Di acara tersebut dihadiri oleh pejabat kewilayahan yaitu Ibu Camat Kecamatan Kiaracondong, Bapak Kaposek Polsek Kiaracondong, dan Bapak DANRAMIL Kiaracondong serta dihadiri oleh Bapak Lurah Kelurahan Sukapura.</p>
<img class=\"size-full wp-image-5978\" src=\"https://rsupindad.com/wp-content/uploads/2019/10/DSC_0223-edit.jpg\" alt=\"\" width=\"351\" height=\"336\" />
<p>Hasil dari pemeriksaan Lab ini kami sumbangkan kembali kepada Kepanitiaan BANDUNG NGAHIJI dalam rangka hari jadi kota Bandung ke 209.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tahukah Anda?? Karang Gigi Bisa Menyebabkan Gigi Goyang dan Lepas Dari Gusi</title>
		<link>https://webs.rsupindad.com/tahukah-anda-karang-gigi-bisa-menyebabkan-gigi-goyang-dan-lepas-dari-gusi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas RSU]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Aug 2019 02:08:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[dental]]></category>
		<category><![CDATA[gigi]]></category>
		<category><![CDATA[karang gigi]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan gigi]]></category>
		<category><![CDATA[tartar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://webs.rsupindad.com/tahukah-anda-karang-gigi-bisa-menyebabkan-gigi-goyang-dan-lepas-dari-gusi/</guid>

					<description><![CDATA[Kebanyakan orang menganggap bahwa karang gigi bisa mempertahankan gigi lebih lama di dalam mulut, dengan alasan karang gigi menutupi gigi tersebut sehingga tidak akan berlubang dan tidak akan tersangkut makanan ketika makan. Terkadang yg mereka keluhkan adalah bau mulut dan pendarahan ketika menyikat gigi. Pada dasarnya, karang gigi terbentuk karena adanya sisa makanan yang tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan orang menganggap bahwa karang gigi bisa mempertahankan gigi lebih lama di dalam mulut, dengan alasan karang gigi menutupi gigi tersebut sehingga tidak akan berlubang dan tidak akan tersangkut makanan ketika makan. Terkadang yg mereka keluhkan adalah bau mulut dan pendarahan ketika menyikat gigi.</span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, karang gigi terbentuk karena adanya sisa makanan yang tidak dibersihkan lalu bereaksi dengan kuman ditambah dengan tingginya pH air liur dalam mulut sehingga akan membentuk garam. Awalnya akan menjadi plak kemudian bertumpuk menjadi karang gigi atau di dunia kedokteran disebut </span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kalkulus</span></i><span style=\"font-weight: 400;\">.</span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak yang tidak mengetahui bahwa karang gigi sebenarnya dapat memperburuk kondisi gigi bahkan bukan hanya gigi nya saja tetapi jaringan pendukung struktur gigi.</span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karang gigi yang menumpuk hingga strukturnya menyerupai mahkota gigi tersebut sangatlah berbahaya. Tanpa kita sadari karang gigi membuat sisa makanan dan kuman terjebak di dalamnya sehingga dapat menyebabkan gigi berlubang. Selain itu, ketika karang gigi dibiarkan akan semakin menumpuk, jaringan di bawahnya tertekan, dan mengakibatkan peradangan. Oleh karena itu, ketika menyikat gigi akan menyebabkan pendarahan. Lebih parahnya, jika dibiarkan dapat menyebabkan gigi goyang karena proses kerusakan terus berlanjut dari peradangan pada gusi, kemudian karang gigi semakin menumpuk sehingga mendorong gusi dan menyebabkan akar gigi terekspos, dan apabila tetap dibiarkan juga maka akan merusak jaringan penyangga gigi sehingga gigi tersebut akan goyang, dan untuk kegoyangan gigi yang parah gigi tidak bisa dipertahankan. Mengapa demikian? Karena jaringan penyangga gigi telah rusak dan gusi mengalami penurunan / </span><i><span style=\"font-weight: 400;\">resesi</span></i><span style=\"font-weight: 400;\"> sehingga tidak ada jaringan yang dapat memegang gigi tersebut secara utuh. Pada kasus akar gigi yang terekspos karena karang gigi, sebelum kerusakan lebih lanjut segeralah melakukan pembersihan dan </span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dental check up.</span></i></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembentukan karang gigi dapat dihambat dengan cara sikat gigi minimal 2 kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Cara menyikat gigi sehari-hari yang benar adalah dengan cara memutar dan digetarkan. Jangan lupa bagian gusi ikut dipijat agar gusi sehat. Sikat gigi tidak boleh dengan gerakan horizontal atau vertikal kecuali pada kasus tertentu. Dengan tekanan ringan, bulu sikat lembut, lalu gunakan </span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dental floss /</span></i><span style=\"font-weight: 400;\"> benang gigi untuk sela gigi dan melakukan </span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dental check up</span></i><span style=\"font-weight: 400;\"> serta </span><i><span style=\"font-weight: 400;\">scaling</span></i><span style=\"font-weight: 400;\"> (pembersihan karang gigi) ke dokter gigi.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><i>Oleh: Derry Puspitasari, drg., MM</i></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kompres Hangat Vs. Kompres Dingin</title>
		<link>https://webs.rsupindad.com/kompres-hangat-vs-kompres-dingin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas RSU]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2019 06:38:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[cold compress]]></category>
		<category><![CDATA[hot compress]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kompres]]></category>
		<category><![CDATA[kompres dingin]]></category>
		<category><![CDATA[kompres hangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://webs.rsupindad.com/kompres-hangat-vs-kompres-dingin/</guid>

					<description><![CDATA[Kompres merupakan sebuah kata yang tidak asing didengar. Kompres semacam pertolongan andalan yang sering dilakukan ketika sakit, entah itu saat demam, nyeri, memar, bengkak, dan sebagainya. Tidak jarang pertanyaan muncul \&#8221;Suster, kalau kompres itu bagus nya kompres hangat atau kompres dingin?\&#8221; Dalam hal ini bukan mana yang lebih bagus dari jenis kompres tersebut, melainkan sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kompres merupakan sebuah kata yang tidak asing didengar. Kompres semacam pertolongan andalan yang sering dilakukan ketika sakit, entah itu saat demam, nyeri, memar, bengkak, dan sebagainya. Tidak jarang pertanyaan muncul \&#8221;Suster, kalau kompres itu bagus nya kompres hangat atau kompres dingin?\&#8221;</p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini bukan mana yang lebih bagus dari jenis kompres tersebut, melainkan sudah tepatkah kompres yang kita lakukan? Efektivitas kompres hangat maupun kompres dingin didasarkan pada kegunaannya. Maka dari itu mari kita mengenal kegunaan kompres hangat dan kompres dingin.</span></p>
<ul>
<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Kompres Hangat</span></li>
</ul>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kompres Hangat bekerja dengan cara memperlebar pembuluh darah. Pembuluh darah yang melebar akibat suhu hangat dapat mempermudah pengeluaran panas dari tubuh. Oleh karena itu, kompres hangat merupakan metode yang tepat untuk menurunkan demam.</span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disamping itu, pembuluh darah yang lebar dapat mempermudah aliran darah dan suplai oksigen menuju daerah yang sakit sehingga membantu relaksasi otot, mengurangi kekakuan,  dan meningkatkan rentang gerak bagian tubuh yang nyeri.</span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun kompres hangat dapat mengurangi nyeri, sangat tidak dianjurkan dilakukan pada luka yang baru (kurang dari 48 jam), luka terbuka, dan tampak bengkak. Alasannya karena terjadinya pelebaran pembuluh darah sehingga lokasi yang baru cedera bisa beresiko perdarahan, penumpukan cairan pada lokasi cedera yang dapat memperburuk kondisi luka dan meningkatkan nyeri. Kompres hangat bisa digunakan untuk nyeri yang sudah kronik/berlangsung lama.</span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diperhatikan juga suhu air yang digunakan untuk mengompres berkisar 40-50</span><span style=\"font-weight: 400;\">°</span><span style=\"font-weight: 400;\">C, waktu mengompres sekitar 20 menit. Kompres hangat bisa menggunakan handuk yang telah direndam dengan air hangat kemudian diperas airnya, atau bisa juga dengan botol yang berisi air hangat, atau dengan alat yang lebih canggih seperti bantal pemanas yang khusus untuk mengompres.</span></p>
<ul>
<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Kompres Dingin</span></li>
</ul>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kompres dingin bekerja dengan cara mempersempit diameter pembuluh darah sehingga aliran darah yang menuju lokasi cedera menjadi lambat. Pada saat cedera terjadi proses peradangan dan kerusakan pembuluh darah yang menyebabkan pendarahan, sebaiknya kita lakukan kompres dengan es atau air dingin untuk menurunkan resiko perdarahan. Selain itu, suhu dingin yang menyebabkan penurunan aliran darah berefek terhadap penurunan jumlah zat perangsang radang yang bergerak menuju lokasi cedera sehingga dapat mengurangi bengkak dan nyeri.</span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kompres dingin biasa digunakan pada cedera yang kurang dari 48 jam. Cara melakukan kompres dingin bisa menggunakan es yang sudah dibungkus, pastikan suhu dingin tidak menyentuh kulit secara langsung. Kompres dingin ini sangat efektif pada kondisi cedera ketika berolahraga, terkilir, bengkak, memar.</span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keefektifan sebuah kompres bergantung dari ketepatan kita memilih metode. Pemilihan metode kompres haruslah disesuaikan dengan kondisi. Jangan salah memilih kompres, ya!</span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\"> </span></p>
<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">(Oleh: Elida Aprilia, Amd. Kep)</span></i></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Deteksi Dini Gigi Berlubang</title>
		<link>https://webs.rsupindad.com/pentingnya-deteksi-dini-gigi-berlubang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas RSU]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2019 03:11:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[dental]]></category>
		<category><![CDATA[gigi]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan gigi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://webs.rsupindad.com/pentingnya-deteksi-dini-gigi-berlubang/</guid>

					<description><![CDATA[Gigi yang sehat merupakan impian semua orang. Namun, kebanyakan orang salah mengartikan kesehatan mulut hanya menjaga kebersihan giginya saja. Gusi yang sehat akan menjadi rumah yang sehat pula untuk gigi sehingga juga akan berpengaruh pada kesehatan gigi dan mulut. Ketika seseorang terganggu kesehatan giginya dapat mengakibatkan terganggunya kegiatan yang sedang atau akan dilakukan. Oleh karena itu, sebelum terlambat sangat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img class=\"wp-image-5714 aligncenter\" src=\"https://rsupindad.com/wp-content/uploads/2019/07/adult-beautiful-facial-expression-774866-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"296\" height=\"197\" /></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">G</span><span style=\"font-weight: 400;\">igi yang sehat merupakan impian semua orang. Namun, kebanyakan orang salah mengartikan kesehatan mulut hanya menjaga kebersihan giginya saja. Gusi yang sehat akan menjadi rumah yang sehat pula untuk gigi sehingga juga akan berpengaruh pada kesehatan gigi dan mulut. Ketika seseorang terganggu kesehatan giginya dapat mengakibatkan terganggunya kegiatan yang sedang atau akan dilakukan. Oleh karena itu, sebelum terlambat sangat disarankan untuk melakukan </span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dental check up</span></i><span style=\"font-weight: 400;\"> 6 bulan 1 kali.</span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mempertahankan gigi selama mungkin di dalam rongga mulut merupakan salah satu tujuan kesehatan gigi, khususnya di bidang ilmu konservasi gigi. Idealnya gigi dalam keadaan utuh, vital, dan berfungsi dengan baik, tetapi selama pemakaian bisa saja terjadi kerusakan pada email dan dentin yang akhirnya melibatkan jaringan pulpa. Struktur gigi itu sendiri terdiri dari : </span></p>
<p><img class=\"size-full wp-image-5742 aligncenter\" src=\"https://rsupindad.com/wp-content/uploads/2019/07/struktur-gigi.jpg\" alt=\"\" width=\"224\" height=\"225\" /></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menyebutkan bahwa 93%  anak usia dini, yakni dalam rentang usia 5-6 tahun mengalami gigi berlubang. Ini berarti hanya 7% anak di Indonesia yang bebas dari karies gigi. Karies gigi merupakan proses rusaknya struktur gigi dari email hingga ke pulpa. Hal ini terjadi karena sejumlah faktor yang bereaksi seperti gigi itu sendiri, mikroorganisme, substrat,dan waktu.</span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya pasien datang ke dokter gigi jika sudah merasakan sakit atau dalam kondisi kerusakan yang parah. Pasien yang terlambat menyadari terdapat gigi berlubang dapat berakibat seseorang kehilangan giginya. Ketika gigi tersebut harus dicabut maka fungsi pengunyahan, bicara,dan estetik akan terganggu. Misalnya, pasien yang kehilangan gigi insisivus atau yang biasa orang katakan sebagai gigi seri / gigi anterior akan sulit mengucapkan huruf “F, B, F, L, M, P, S, T, V” selain itu juga estetik akan terganggu sehingga mengurangi rasa percaya diri.</span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasien dengan kasus gigi berlubang dan dapat diperbaiki harus sesuai dengan anatomi gigi, jika tidak sesuai dapat menimbulkan masalah dikemudian hari seperti tambalan </span><i><span style=\"font-weight: 400;\">overhanging</span></i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau biasa orang awam sebut tambalannya berlebih atau mengganjal dapat berakibat trauma oklusi. Oleh karena itu, penambalan gigi sesuai dengan anatomi itu penting selain mencegah kerusakan lebih lanjut, akan memperbaiki fungsi pengunyahan.</span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekilas bahasan mengenai penyakit gigi tersebut dapat memberikan gambaran betapa pentingnya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut serta penatalaksanaan yang benar untuk gigi yang bermasalah. Oleh karena itu,  </span><i><span style=\"font-weight: 400;\">periode dental check up</span></i><span style=\"font-weight: 400;\"> 6 bulan 1 kali wajib dilakukan untuk deteksi dini.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>(Oleh: Derry Puspitasari, drg., MM) </em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang Tersayang Harus Opname?</title>
		<link>https://webs.rsupindad.com/orang-tersayang-harus-opname-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas RSU]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2019 03:17:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[opname]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[tips kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://webs.rsupindad.com/orang-tersayang-harus-opname-2/</guid>

					<description><![CDATA[Tidak ada seorangpun yang tidak sedih ketika mendengar orang yang kita sayangi sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Rasa cemas, sedih, dan bersalah berbaur menjadi satu sehingga kadang kita tidak bisa berpikir jernih mengenai hal apa yang harus dilakukan. Yuk, kita intip hal-hal apa saja yang harus disiapkan ketika mendengar orang tersayang harus menjalani [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak ada seorangpun yang tidak sedih ketika mendengar orang yang kita sayangi sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Rasa cemas, sedih, dan bersalah berbaur menjadi satu sehingga kadang kita tidak bisa berpikir jernih mengenai hal apa yang harus dilakukan.</p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, kita intip hal-hal apa saja yang harus disiapkan ketika mendengar orang tersayang harus menjalani opname di rumah sakit.</span></p>
<ol>
<li><strong>Persiapan Mental</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi orang yang diharapkan pasien, kita harus mampu berjiwa besar. Ikhlas dengan segala ketetapan Sang Pencipta adalah kunci utama. Bersikap tenang akan membantu kita tetap berpikir jernih tentang apa saja yang harus dipersiapkan untuk proses perawatan. Kecemasan kita akan mempengaruhi pasien. Bisa dibayangkan jika kita sebagai pendamping pasien ikut cemas dan panik, lalu siapakah yang akan menenangkan pasien dan mempersiapkan segalanya? </span></p>
<ol start=\"2\">
<li><strong>Persiapan Fisik</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pendamping pasien, kesehatan dan stamina kita harus tetap terjaga.  Pastikan untuk tetap memperhatikan kualitas dan kecukupan asupan makanan, minuman dan istirahat kita dengan baik.  Jika diperlukan, asupan vitamin dan mineral secukupnya akan membantu kita untuk tetap dapat beraktivitas dan berfungsi dengan baik.  Selalu konsultasikan dengan dokter mengenai dosis dan jenis vitamin yang terbaik untuk kondisi tertentu.</span></p>
<ol start=\"3\">
<li><strong>Persiapan Administratif</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img class=\"size-full wp-image-5561 aligncenter\" src=\"https://rsupindad.com/wp-content/uploads/2019/07/dokumen-persyaratan-berobat-dengan-bpjs-di-rumah-sakit-copy-1.jpg\" alt=\"\" width=\"550\" height=\"309\" /></span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkas-berkas administrasi yang perlu disiapkan diantaranya adalah kartu identitas, </span><span style=\"font-weight: 400;\">kartu berobat, kartu jaminan atau asuransi, dan kelengkapan lain yang menunjang seperti surat rujukan dan kartu keluarga. Pastikan kita telah memfotokopi berkas-berkas tersebut untuk memudahkan  proses administrasi. </span></p>
<ol start=\"4\">
<li><strong>Finansial</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun biaya perawatan pasien telah ditanggung sepenuhnya oleh asuransi, kesiapan finansial harus selalu diperhatikan untuk menghadapi hal-hal yang tidak terduga.  Hanya saja, dengan resiko yang mungkin muncul maka selalu ingat untuk tidak membawa dana </span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cash </span></i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam jumlah yang berlebih.  Manfaatkanlah fasilitas tarik tunai yang saat ini mudah ditemukan di mana saja, misalnya ATM Bank BRI yang telah tersedia di lingkungan RSU Pindad.</span></p>
<ol start=\"5\">
<li><strong>Alat komunikasi</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era milenial saat ini, alat komunikasi merupakan suatu kebutuhan. Alat komunikasi memudahkan kita sebagai penunggu pasien untuk memberikan informasi kepada kerabat lain tentang perkembangan kesehatan pasien.  Meskipun demikian, Rumah Sakit merupakan fasilitas publik dimana privasi pasien lain dan kelancaran pelayanan oleh tenaga kesehatan harus selalu terjaga. Beberapa penggunaan alat komunikasi seperti merekam video atau mengambil foto dilarang untuk dilakukan di tempat-tempat tertentu seperti yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Jangan lupa untuk selalu perhatikan tanda peringatan tentang larangan mengambil foto atau merekam video yang terpampang di lingkungan Rumah Sakit, ya!</span></p>
<ol start=\"6\">
<li><strong>Baju Pasien</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bawalah baju sesuai dengan kebutuhan. Jika jarak rumah dengan RS dekat, cukup bawa baju untuk dipakai dalam waktu 1 hari.  Jika jarak rumah dengan RS cukup jauh, sebaiknya siapkan baju pasien untuk 2 hari kedepan. Bahan baju yang digunakan pasien idealnya adalah bahan yang bisa menyerap keringat, dan baju dengan kancing depan akan memudahkan pasien ketika harus berganti baju. </span></p>
<ol start=\"7\">
<li><strong>Alat Mandi</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa pasien mungkin tidak diperkenankan oleh dokter untuk melakukan aktivitas hygiene di kamar mandi karena alasan kondisi kesehatan yang belum memungkinkan. Tetapi tidak ada salahnya tetap mempersiapkan alat mandi atau alat seka.  Alat mandi yang perlu disiapkan berupa sabun, pasta gigi, sikat gigi, </span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shampoo</span></i><span style=\"font-weight: 400;\">, juga handuk. Beberapa rumah sakit seperti RSU Pindad menyediakan paket perlengkapan mandi gratis untuk pasien-pasien VIP, sehingga pasien atau keluarga tidak perlu lagi repot membawa sendiri dari rumah.</span></p>
<ol start=\"8\">
<li><strong>Diapers </strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diapers dibutuhkan oleh pasien anak, pasien yang memerlukan <em>bed rest</em> total, pasien yang tidak sadar, dan pasien yang sudah lansia.</span></p>
<ol start=\"9\">
<li><strong>Mainan</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img class=\"size-full wp-image-5559 aligncenter\" src=\"https://rsupindad.com/wp-content/uploads/2019/07/pexels-photo-1660662.jpeg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"334\" /></span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika yang dirawat adalah anak-anak, sudah seharusnya kita membawa mainan. Bermain bagi anak yang sedang menjalani perawatan di RS membantu anak untuk lebih rileks, sehingga dapat melupakan rasa sakitnya. Bawalah mainan kesukaannya! </span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah tips singkat yang perlu diketahui mengenai hal apa saja yang harus disiapkan ketika orang tersayang harus opname. Yang terpenting, bijaklah membawa barang yang benar-benar dibutuhkan, dan selalu hindari membawa barang-barang berharga.  Semoga bermanfaat!</span></p>
<p><em>(oleh : Elida Aprilia, Amd.Kep)</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
