<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tips kesehatan &#8211; RSU PINDAD</title>
	<atom:link href="https://webs.rsupindad.com/tag/tips-kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://webs.rsupindad.com</link>
	<description>Rumah Sakit Keluarga</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jul 2019 03:17:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://webs.rsupindad.com/wp-content/uploads/2025/04/cropped-pmu-32x32.png</url>
	<title>tips kesehatan &#8211; RSU PINDAD</title>
	<link>https://webs.rsupindad.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Orang Tersayang Harus Opname?</title>
		<link>https://webs.rsupindad.com/orang-tersayang-harus-opname-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas RSU]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2019 03:17:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[opname]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[tips kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://webs.rsupindad.com/orang-tersayang-harus-opname-2/</guid>

					<description><![CDATA[Tidak ada seorangpun yang tidak sedih ketika mendengar orang yang kita sayangi sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Rasa cemas, sedih, dan bersalah berbaur menjadi satu sehingga kadang kita tidak bisa berpikir jernih mengenai hal apa yang harus dilakukan. Yuk, kita intip hal-hal apa saja yang harus disiapkan ketika mendengar orang tersayang harus menjalani [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak ada seorangpun yang tidak sedih ketika mendengar orang yang kita sayangi sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Rasa cemas, sedih, dan bersalah berbaur menjadi satu sehingga kadang kita tidak bisa berpikir jernih mengenai hal apa yang harus dilakukan.</p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, kita intip hal-hal apa saja yang harus disiapkan ketika mendengar orang tersayang harus menjalani opname di rumah sakit.</span></p>
<ol>
<li><strong>Persiapan Mental</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi orang yang diharapkan pasien, kita harus mampu berjiwa besar. Ikhlas dengan segala ketetapan Sang Pencipta adalah kunci utama. Bersikap tenang akan membantu kita tetap berpikir jernih tentang apa saja yang harus dipersiapkan untuk proses perawatan. Kecemasan kita akan mempengaruhi pasien. Bisa dibayangkan jika kita sebagai pendamping pasien ikut cemas dan panik, lalu siapakah yang akan menenangkan pasien dan mempersiapkan segalanya? </span></p>
<ol start=\"2\">
<li><strong>Persiapan Fisik</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pendamping pasien, kesehatan dan stamina kita harus tetap terjaga.  Pastikan untuk tetap memperhatikan kualitas dan kecukupan asupan makanan, minuman dan istirahat kita dengan baik.  Jika diperlukan, asupan vitamin dan mineral secukupnya akan membantu kita untuk tetap dapat beraktivitas dan berfungsi dengan baik.  Selalu konsultasikan dengan dokter mengenai dosis dan jenis vitamin yang terbaik untuk kondisi tertentu.</span></p>
<ol start=\"3\">
<li><strong>Persiapan Administratif</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img class=\"size-full wp-image-5561 aligncenter\" src=\"https://rsupindad.com/wp-content/uploads/2019/07/dokumen-persyaratan-berobat-dengan-bpjs-di-rumah-sakit-copy-1.jpg\" alt=\"\" width=\"550\" height=\"309\" /></span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkas-berkas administrasi yang perlu disiapkan diantaranya adalah kartu identitas, </span><span style=\"font-weight: 400;\">kartu berobat, kartu jaminan atau asuransi, dan kelengkapan lain yang menunjang seperti surat rujukan dan kartu keluarga. Pastikan kita telah memfotokopi berkas-berkas tersebut untuk memudahkan  proses administrasi. </span></p>
<ol start=\"4\">
<li><strong>Finansial</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun biaya perawatan pasien telah ditanggung sepenuhnya oleh asuransi, kesiapan finansial harus selalu diperhatikan untuk menghadapi hal-hal yang tidak terduga.  Hanya saja, dengan resiko yang mungkin muncul maka selalu ingat untuk tidak membawa dana </span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cash </span></i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam jumlah yang berlebih.  Manfaatkanlah fasilitas tarik tunai yang saat ini mudah ditemukan di mana saja, misalnya ATM Bank BRI yang telah tersedia di lingkungan RSU Pindad.</span></p>
<ol start=\"5\">
<li><strong>Alat komunikasi</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era milenial saat ini, alat komunikasi merupakan suatu kebutuhan. Alat komunikasi memudahkan kita sebagai penunggu pasien untuk memberikan informasi kepada kerabat lain tentang perkembangan kesehatan pasien.  Meskipun demikian, Rumah Sakit merupakan fasilitas publik dimana privasi pasien lain dan kelancaran pelayanan oleh tenaga kesehatan harus selalu terjaga. Beberapa penggunaan alat komunikasi seperti merekam video atau mengambil foto dilarang untuk dilakukan di tempat-tempat tertentu seperti yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Jangan lupa untuk selalu perhatikan tanda peringatan tentang larangan mengambil foto atau merekam video yang terpampang di lingkungan Rumah Sakit, ya!</span></p>
<ol start=\"6\">
<li><strong>Baju Pasien</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bawalah baju sesuai dengan kebutuhan. Jika jarak rumah dengan RS dekat, cukup bawa baju untuk dipakai dalam waktu 1 hari.  Jika jarak rumah dengan RS cukup jauh, sebaiknya siapkan baju pasien untuk 2 hari kedepan. Bahan baju yang digunakan pasien idealnya adalah bahan yang bisa menyerap keringat, dan baju dengan kancing depan akan memudahkan pasien ketika harus berganti baju. </span></p>
<ol start=\"7\">
<li><strong>Alat Mandi</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa pasien mungkin tidak diperkenankan oleh dokter untuk melakukan aktivitas hygiene di kamar mandi karena alasan kondisi kesehatan yang belum memungkinkan. Tetapi tidak ada salahnya tetap mempersiapkan alat mandi atau alat seka.  Alat mandi yang perlu disiapkan berupa sabun, pasta gigi, sikat gigi, </span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shampoo</span></i><span style=\"font-weight: 400;\">, juga handuk. Beberapa rumah sakit seperti RSU Pindad menyediakan paket perlengkapan mandi gratis untuk pasien-pasien VIP, sehingga pasien atau keluarga tidak perlu lagi repot membawa sendiri dari rumah.</span></p>
<ol start=\"8\">
<li><strong>Diapers </strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diapers dibutuhkan oleh pasien anak, pasien yang memerlukan <em>bed rest</em> total, pasien yang tidak sadar, dan pasien yang sudah lansia.</span></p>
<ol start=\"9\">
<li><strong>Mainan</strong></li>
</ol>
<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img class=\"size-full wp-image-5559 aligncenter\" src=\"https://rsupindad.com/wp-content/uploads/2019/07/pexels-photo-1660662.jpeg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"334\" /></span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika yang dirawat adalah anak-anak, sudah seharusnya kita membawa mainan. Bermain bagi anak yang sedang menjalani perawatan di RS membantu anak untuk lebih rileks, sehingga dapat melupakan rasa sakitnya. Bawalah mainan kesukaannya! </span></p>
<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah tips singkat yang perlu diketahui mengenai hal apa saja yang harus disiapkan ketika orang tersayang harus opname. Yang terpenting, bijaklah membawa barang yang benar-benar dibutuhkan, dan selalu hindari membawa barang-barang berharga.  Semoga bermanfaat!</span></p>
<p><em>(oleh : Elida Aprilia, Amd.Kep)</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sarapan Sehat</title>
		<link>https://webs.rsupindad.com/sarapan-sehat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas RSU]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 May 2013 02:31:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[rspindad]]></category>
		<category><![CDATA[tips kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://webs.rsupindad.com/sarapan-sehat/</guid>

					<description><![CDATA[Di pagi hari, karbohidrat simple (cereal olahan, roti putih, roti panggang, nasi) akan menyebabkan kenaikan level gula darah yang mendadak, yang menyebabkan badan melepaskan jumlah insulin yang cukup besar. Hasilnya adalah penurunan tingkat kadar gula dalam darah dan keinginan untuk makan lebih banyak karbohidrat. Siklus ini berulang 2-3 kali sehari. Dan siklus naik turunnya kadar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di pagi hari, karbohidrat simple (cereal olahan, roti putih, roti panggang, nasi) akan menyebabkan kenaikan level gula darah yang mendadak, yang menyebabkan badan melepaskan jumlah insulin yang cukup besar. Hasilnya adalah penurunan tingkat kadar gula dalam darah dan keinginan untuk makan lebih banyak karbohidrat. Siklus ini berulang 2-3 kali sehari. Dan siklus naik turunnya kadar gula dalam darah ini memperberat kerja pankreas dan memperlemahnya. Ini adalah salah satu alasan utama penyebab Diabetes, tekanan darah tinggi dan kenaikan berat badan.</p>
<p style=\"margin-top: 3px;\"><strong>Tidak Sarapan</strong></p>
<p style=\"margin-top: 3px;\">Saat Anda tidak sarapan, gula darah Anda akan turun/drop di bawah tingkat normal. Anda akan merasa kelaparan dan penurunan tingkat energi. Anda akan kembali mengonsumsi karbohidrat simple untuk mendapatkan peningkatan kadar gula dengan cepat untuk mengatasi rasa lapar dan penurunan energi yang Anda alami. Karbohidrat simple ini akan menyebabkan kenaikan level kadar gula dalam darah secara mendadak yang menyebabkan badan melepaskan jumlah insulin yang cukup besar. Insulin akan mengambil kelebihan gula dalam darah dan merubahnya menjadi lemak. Hasilnya adalah penurunan kadar gula dalam darah dan keinginan untuk makan lebih banyak karbohidrat. Siklus ini berulang 2-3 kali sehari. Dan siklus naik turunnya kadar gula dalam darah ini memperberat kerja pankreas dan memperlemahnya. Ini adalah salah satu alasan utama penyebab diabetes, tekanan darah tinggi dan kenaikan berat badan.</p>
<p style=\"margin-top: 1px;\"><strong>So, Apa Kriteria Sarapan yang Baik?</strong></p>
<p style=\"margin-top: 1px;\">Jawabnya adalah Sarapan Berdasarkan Protein. Sarapan seperti ini akan mensuplai badan kita dengan nutrisi penting dan energi tanpa meningkatkan kadar gula dalam darah dan kadar insulin. Sarapan pagi seperti ini akan menghindarikan kita dari ketergantungan terhadap karbohidrat setiap hari. Dengan cara ini nafsu makan dapat terkontrol dengan baik, keinginan makan makanan berkarbohidrat (cemilan, coklat, kue, junk food, soft drink, nasi dan mie) akan berkurang. Sebagai hasilnya badan akan menggunakan kelebihan lemak yang tersimpan dalam tubuh untuk mendapatkan energi atau sebagai sumber energi.</p>
<p style=\"margin-top: 1px;\"><strong>Bagaimana agar sarapan memberi efek yang optimal bagi tubuh?</strong></p>
<table style=\"width: 100%;\" border=\"0\">
<tbody>
<tr>
<td valign=\"top\" width=\"20\">1.</td>
<td>Delapan hingga 10 jam setelah makan malam (dan tidak makan apa-apa lagi) adalah waktu yang ideal untuk sarapan. Tubuh telah punya cukup waktu untuk melakukan metabolisme dan siap menerima asupan gizi pertama di pagi hari.</td>
</tr>
<tr>
<td valign=\"top\" width=\"20\">2.</td>
<td>Buah atau jus buah dengan ampas (bukan sari buah) adalah makanan pertama yang dianjurkan. Di pagi hari, zat gula dalam tubuh turun ke tingkat paling rendah. Tubuh menggantinya dengan melepas zat gula yang telah ditimbun di lapisan otot dan liver (glikogen). Menambah asupan jus buah segar atau buah-buahan saat sarapan sangat dianjurkan, karena banyak mengandung vitamin dan mineral yang menyehatkan. Sari buah alami dapat meningkatkan kadar gula darah setelah semalaman kita tidak makan. Pisang, misalnya, bisa memenuhi kebutuhan karbohidrat, vitamin C, vitamin B-6, magnesium, dan potassium.</td>
</tr>
<tr>
<td valign=\"top\" width=\"20\">3.</td>
<td>Lanjutkan dengan mengonsumsi glukosa karbohidrat baik. Sereal atau roti gandum isi selai kacang, misalnya, dapat meningkatkan kemampuan memori otak. Jika tubuh tidak mendapatkan glukosa yang cukup pada saat sarapan, maka fungsi atau memori otak dapat terganggu.</td>
</tr>
<tr>
<td valign=\"top\" width=\"20\">4.</td>
<td>Anda bisa pilih menu sarapan berikut ini: seporsi sereal dengan susu rendah lemak, atau telur rebus (satu butir telur ukuran besar mengandung 70 kalori dan memenuhi 13% kebutuhan protein harian), atau omelet berisi tomat, keju rendah lemak dan bayam agar perut kenyang lebih lama. Pilihan lain, Anda bisa memilih roti gandum isi keju rendah lemak atau sepiring nasi merah plus telur dadar (dari 1 butir telur) dengan irisan tomat atau daun selada.</td>
</tr>
<tr>
<td valign=\"top\" width=\"20\">5.</td>
<td>Intinya, pastikan karbohidrat kompleks dan protein selalu ada dalam menu sarapan Anda.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
